
Jenis-Jenis Fumigasi
Fumigasi dapat dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan teknik pelaksanaannya dan lokasi penggunaannya. Berikut adalah beberapa jenis fumigasi yang umum digunakan:
1. Fumigasi Ruangan (Space Fumigation)
Fumigasi ruangan dilakukan di dalam ruang tertutup seperti gudang, kapal, atau kontainer. Proses ini melibatkan pengisian seluruh ruangan dengan gas fumigan untuk memastikan bahwa hama yang ada di dalam ruangan tersebut dapat dibasmi secara menyeluruh.
2. Fumigasi di Bawah Sungkup Plastik (Under Plastic Sheet Fumigation)
Fumigasi ini dilakukan dengan menutup area yang akan difumigasi menggunakan lembaran plastik. Gas fumigan kemudian dilepaskan di bawah plastik tersebut untuk membunuh hama. Teknik ini sering digunakan untuk produk yang disimpan di tempat terbuka.
3. Fumigasi Kontainer
Fumigasi kontainer dilakukan untuk memastikan bahwa produk yang disimpan di dalam kontainer bebas dari hama sebelum dikirim ke tujuan. Proses ini penting untuk memenuhi persyaratan ekspor yang ketat dari beberapa negara.
4. Fumigasi Kapal
Fumigasi kapal dilakukan untuk membunuh hama yang mungkin bersembunyi di berbagai bagian kapal, seperti tikus atau serangga. Ini adalah langkah penting dalam memastikan kebersihan dan keamanan kapal, terutama kapal kargo.
5. Fumigasi Pallet
Fumigasi pallet dilakukan untuk memastikan bahwa palet yang digunakan dalam pengangkutan barang bebas dari hama. Palet yang terinfestasi hama dapat merusak produk yang diangkut dan juga dapat menyebabkan masalah di negara tujuan.
SIAPAKAH YG BERWENANG ATAU BISA MELAKUKAN FUMIGASI
1.PERUSAHAAN SWASTA YG SUDAH MEMDAPATKAN IZIN DARI INSTANSI BERWENANG DAN BERSERTIFIKAT DG LISENSI YG TERAKREDITASI DARI PEMERINTAH
2 BADAN KARANTINA
3 PIHAK PERUSAHAAN YG DITUNJUK OLEH PEMBELI DAN SUDAH MENDAPATKAN IZIN SBG PERUSAHAAN FUMIGASI
BAGAIMANA PROSES OPERASIONAL FUMIGASI SECARA LANGSUNG
PROSES FUMIGASI kontainer adalah proses pembasmian hama dan organisme berbahaya pada barang ekspor atau impor dengan menggunakan gas fumigasi. Berikut adalah langkah-langkah yang dilakukan dalam proses fumigasi kontainer:
PERSIAPAN
Wadah kontainer ditutup rapat dan semua lubang ventilasi ditutup. Lokasi fumigasi diisolasi dalam radius 5 meter.
PENGASAPAN
Fumigan dimasukkan ke dalam wadah melalui sistem aplikasi khusus atau tabung yang telah diukur. Wadah tetap tertutup rapat selama waktu yang telah ditentukan.
PEMANTAUAN
Selama dan setelah pengasapan, konsentrasi gas fumigan dipantau untuk memastikan efektivitas dan mencegah bahaya keselamatan.
AERASI
Setelah waktu pengasapan selesai, wadah diberi ventilasi untuk membuang sisa gas fumigasi.
SERTIFIKASI
Setelah proses fumigasi dan aerasi berhasil, fumigator akan menerbitkan sertifikat fumigasi.
Ada dua jenis fumigasi kontainer, yaitu FCL (Full Container Load) dan LCL (Less Container Load). Fumigasi FCL dilakukan ketika komoditas ekspor sudah dimasukkan ke dalam peti kemas, sedangkan fumigasi LCL dilakukan dengan memisahkan barang dari pemilik yang berbeda-beda.
Termite Control
adalah program pengendalian hama rayap terpadu pada Property perumahan, Perhotelan, Kayu olahan, Furniture dan semua unsur material yang mengandung bahan solulosa
Siapa yg menerbitkan SERTIFIKAT FUMIGASI
Sertifikat tersebut biasanya diterbitkan oleh perusahaan fumigasi atau lembaga resmi yang berwenang. Sertifikat Fumigasi seringkali dibutuhkan untuk tujuan ekspor dan impor barang, terutama untuk memastikan bahwa barang yang dikirim bebas dari hama dan serangga yang dapat membahayakan kesehatan manusia dan lingkungan.
Sertifikat tersebut berisi rincian tentang pengasapan barang impor seperti tujuan penanganan, jenis fumigan yang digunakan, dan kisaran suhu yang digunakan. Semua informasi tersebut memastikan bahwa proses pengasapan yang tepat telah diikuti.







